Powered by Blogger.

Tuesday, November 8, 2016

Tag:

Reengineering and Continuous Improvement

 
 
Reengineering and Continuous Improvement

1. Reengineering
     Reengineering biasa disebut juga dengan redesign, atau penyusunan ulang. Yaitu suatu cara yang dipakai oleh suatu organisasi untuk mencapai targetnya dengan cara merubah kembali susunan struktur-strukturnya yang lama. Reengineering ini dapat menyebabkan turunnya waktu pengiriman, meningkatkan produksi dan kualitas layanan, serta lebih menguntungkan.

2. Continuous Improvement
    Continuous Improvement itu berlawanan denga reengineering, yaitu secara tetap meningkatkan proses bisnis dan menambah nilai produksi dan layanan. cara ini dinilai akan menambah kepuasan pelanggan dan kesetiaannya dan memastikan keuntungan jangka panjang.
 
 
Perbedaan : Continous improvement menekankan pada perbaikan proses yang sudah ada, tidak terlalu besar dan didalam lingkup fungsional. Sedangkan Reengineering proses nya bukan suatu langkah kecil tapi lompatan besar sebagai contoh perbaikan product development cycles mencapai 50 %, Order to delivery time dari satu bulan menjadi satu hari.
 
Bagi CEO, continuous improvement dan reengineering dapat diibaratkan sebagai driver dan putter bagi para golfer. Reengineering adalah drivernya dan continuous improvement adalah putternya. Mereka memang sangat berbeda, tetapi saling diperlukan dan bersifat saling melengkapi. Keduanya dibutuhkan untuk dapat menang dalam persaingan perusahaan. Kedua bentuk cara atau model perubahan ini :
  • Menekankan pada kepuasan para pelanggan. 
  • Menggunakan ukuran perbaikan kinerja (performance improvement measures) dan teknik pemecahan masalah (problem solving technique). 
  • Menfokuskan pada proses bisnis. 
  • Menggunakan tim dan kerjasama tim (teamwork). 
  • Melakukan perubahan dalam nilai dan kepercayaan (bilamana berhasil). 
  • Mendorong proses pengambilan keputusan dari tingkat yang paling atas sampai pada lapisan yang bawah dalam organisasi perusahaan. 
  • Memerlukan komitmen para manajer senior dan pengelolaan atau manajemen perubahan (change management) agar dapat berhasil. Namun kedua cara atau pendekatan tersebut juga mempunyai perbedaan-perbedaan yang cukup banyak dan cukup signifikan.
 

About Unknown

Halo, Namaku A. Leofiro I,Seorang pemuda gabut yang memiliki hobi menghemat energi (malas) dan menikmati gaya gravitasi bumi

0 comments :

Post a Comment